(Phyllanthus urinaria Linn)
A.
KLASIFIKASI TANAMAN
Kingdom : Plantae
Divisio : Spermathophyta
Sub division : Angiospermae
Class : Dicotyledonae
Ordo : Euphobiales
Family : Euphorbiaceae
Genus : Phyllanthus
Species : Phyllanthus
urinaria Linn
B.
DESKRIPSI TANAMAN
Meniran merupakan tanaman liar yang
berasal dari Asia Tropik yang tersebar di seluruh daratan Asia, Afrika, Amerika
dan Australia. Tinggi batangnya 30 – 50 cm, berwarna hijau kemerahan (Phyllanthus urinaria) atau hijau pucat (Phyllanthus niruri), bercabang-cabang.
Daun tunggal, letak berseling.
Helaian daun bundar telur samapi bundar memanjang, ujung tumpul, pangkal
membulat, permukaan bawah berbintik kelenjar, tepi daun rata, panjang 1,5 cm
lebar sekitar 7 mm, berwarna hijau. Pada satu tanaman terdapat bunga jantan dan
bunga betina. Bunga jantan keluar dari bawah ketiak daun, sedangkan bunga
betina keluar dari atas ketiak daun. Buah meniran berupa buah kotak, bulat
pipih, licin, diameter 2- 2,5 mm. Bijinya kecil, keras, berbentuk ginjal,
berwarna coklat.
C.
KANDUNGAN KIMIA
Meniran mengandung lignan yang
terdiri dari phyllanthine, hypophyllanthine, phyltetralin, lintretalin,
nirathin, nitretalin, nirphylline, nirurin, dan niruriside. Terpen yang terdiri
dari cymene, limonene, lupeol, dan lupeol acetate. Flavanoid terdiri dari
quercetin, quercitrin, isoquercitrin, astragalin, rutine, dan
physetinglucoside. Lipid terdiri dari ricinoleic acid, dotriancontanoic acid,
linoleic acid, dan linolenic acid. Benzenoid terdiri dari methylsalicilate.
Alkaloid terdiri dari norsecurinine, 4-metoxynorsecurinine, entnorsecurinina,
nirurine, phyllantin, dan phyllochrysine. Steroid berupa beta-sitosterol.
Alcanes berupa triacontanal dan triacontanol. Komponen lain berupa tannin,
vitamin C dan vitamin K.
D.
EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL
PENELITIAN
Efek fermakologis dari herba ini adalah antioksidan,
antikarsinogen, pereda demam (antipiretik), antiradang, membersihkan hati,
peluruh kencing (diuretik), peluruh dahak, peluruh haid, menerangkan
penglihatan, dan penambah nafsu makan.
Beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk menguji
khasiat meniran yaitu :
•
Pemberian infuse meniran hijau 10% dan 20% dapat menurunkan
kadar glukosa darah dibandingkan dengan kontrol (Lucky Puspita dewi, 1995, FF
UBAYA)
•
Ekstrak herba meniran dengan konsentrasi 11,70 mg/ml, 23,40
mg/ml, dan 46,80 mg/ml mempunyai daya antibakteri terhadap kuman S. aureus dan
V. cholera. Efek antibakteri ini disebabkan ekstrak herba meniran mengandung
resin atau damar, tannin dan alkaloid. Peningkatan kepekatan ekstrak herba
meniran mempengaruhi diameter daerah hambatan pertumbuhan kuman. Semakin besar
konsentrasinya maka semakin besar pula diameter yang dihasilkan (Indah
Wulandari, 1995, JB FMIPA UNAIR).
•
Pemberian meniran dalam bentuk suspensi dengan dosis 45
mg/kg.bb, 90 mg/kg.bb, dan 180 mg/kg.bb secara per oral dapat berkhasiat
sebagai antihepatotoksik pada tikus putih (Giguk Tri Harianto, 1995, FF UNAIR).
•
Infus herba meniran pada kadar 50% menunjukkan efek yang
jelas untuk penghancuran batu kandung kemih buatan pada tikus putih.
Pemerikasaan secara kualitatif dengan mengidentifikasi komponen senyawa-senyawa
penyusun batu kandung kemih buatan pada tikus putih didapatkan kalsium,
oksalat, magnesium dan fosfat (Fenty Roza, 1996, FF UP).
•
Ekstrak metanol daun Meniran mempunyai efek antibakteri
paling tinggi terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis,
Escherichia colli, dan Pseudomonas aeruginosa. Efek ini disebabkan senyawa
antibakteri pada Meniran seperti phyllanthin, hypophyllanthin, niranthin, dan
nietetralin. Ekstrak petroleum eter dari batang, daun, dan akar Meniran juga
menunjukkan efek antifungi.
•
Kandungan flavonoid dan glikosida flavonoid adalah senyawa
yang paling sering digunakan dalam pengobatan asam urat dan batu ginjal. Karena
itu, Meniran yang kaya akan senyawa flavonid, dapat digunakan untuk mengobati
asam urat dan batu ginjal.
Di dalam tubuh, flavonoid akan
berikatan dengan kalsium dari batu ginjal lalu membentuk senyawa kompleks kelat
yang mudah larut. Ion-ion Na dan K dalam Meniran akan berikatan dengan asam
urat membentuk senyawa garam yang mudah larut dalam air sehingga asam urat yang
telah mengkristal di dalam darah dan ginjal akan terlarut secara perlahan dan
kemudian akan dikeluarkan melalui air seni. Meniran juga bersifat diuretik
(membantu keluarnya air seni). Dengan cara tersebut, Meniran digunakan untuk
mengatasi asam urat dan batu ginjal ataupun penyakit lain yang disebabkan oleh
asam urat seperti rematik gout.
•
Penelitian terbaru menyingkapkan bahwa Meniran memiliki
aktivitas immunomodulator. Immunomodulator berperan membuat sistem tubuh lebih
aktif menjalankan tugasnya, termasuk menguatkan sistem imun/sistem kekebalan
tubuh. Jika sistem imun meningkat, maka daya tahan tubuh terhadap serangan
berbagai bakteri dan virus juga meningkat.
•
Sistem kekebalan tubuh bekerja dengan 3 cara. Pertama,
menghalangi masuknya bakteri dan virus ke dalam tubuh. Kedua, jika bakteri dan
virus berhasil masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh akan mendeteksinya
dan melakukan proses eliminasi sebelum bakteri dan virus tersebut berkembang
biak dan menyebabkan penyakit. Ketiga, jika bakteri dan virus terlanjur
berkembang biak, maka sistem kekebalan tubuh akan memberantasnya.
•
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Meniran dapat
memodulasi sistem imun melalui proliferasi (penyebaran) dan aktivasi limfosit T
dan B, apabila perlawanan sistem kekebalan alami kita tidak mencukupi. Limfosit
T dan B bekerja menurut jenis serangan virus dan bakteri yang terjadi. Selain
itu, Meniran juga berfungsi mengaktivasi sel fagositik seperti monosit dan
makrofag yang bertugas memberikan potongan patogen (agen biologis penyebab
penyakit) kepada sel T sehingga patogen tersebut dapat dikenali dan
dibunuh.Karena bersifat immunomodulator, Meniran dapat digunakan untuk
memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri, virus, dan mikroba penyebab
penyakit sehingga dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan bakteri,
virus, ataupun mikroba.
•
Kemampuan Meniran sebagai immunostimulator membantu
merangsang aktivitas sel natural killer (NK) dan sel killer (K). Jika
toksisitas kedua sel tersebut meningkat, sel-sel yang mengalami mutasi dan
abnormal (sel kanker) akan dihancurkan oleh keduanya.
•
Phyllanthin dan hypophyllanthin merupakan komponen utama
yang diduga berperan aktif dalam penurunan kadar gula darah. Hal tersebut
ditunjukkan oleh hasil penelitian terhadap tikus yang sudah diinduksi aloksan
(zat kimia yang diberikan untuk memicu kondisi diabetes pada hewan percobaan).
Ternyata, tikus yang diberi ekstrak Meniran menurun kadar gula darahnya.
Meniran terbukti berperan sebagai antidiabetes.
•
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meniran juga berfungsi
sebagai hepatoprotektor. Sekelompok tikus diinjeksi karbon tetraklorida (zat
penginduksi hepatotoksik). Ternyata, yang diberi air rebusan Meniran mengalami
perbaikan organ liver. Meniran mengandung senyawa antihepatotoksik seperti
filantin, hipofilantin, triakontanal, dan trikontanol.heSelain itu, senyawa
phyllanthus dalam Meniran juga diketahui bekerja sebagai pelindung hati
(hepatoprotektor) dengan cara menyabotase DNA polimerasi (enzim yang diperlukan
virus hepatitis untuk bereplikasi/menggandakan diri). Dalam sebuah penelitian
di India, 59% pasien yang menderita infeksi hepatitis B menunjukkan kadar HBV
infection yang makin kecil setelah mengonsumsi Meniran selama 1 bulan.
•
Hasil uji klinis di RS Soetomo membuktikan bahwa Meniran
berkhasiat mengatasi hepatitis B. Pasien hepatitis kronis diberi sebuah kapsul
Meniran 3 kali sehari selama sebulan. Ekstrak Meniran dapat memodulasi sistem
imun melalui proliferasi dan aktivasi limfosit T dan B. Sekresi TNF-α dan IFN-α
pun meningkat. Efek akhirnya, indikasi kesembuhan hepatitis. Meniran mendorong
mekanisme perbaikan sel-sel hati dengan cara meningkatkan jumlah enzim yang
berperan sebagai antioksidan.
dr. Zulkifi Amin, pakar imunologi
TBC dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sepanjang tahun 2000
melakukan uji klinis Meniran terhadap penderita tuberkulosis. Uji klinis melibatkan
60 penderita usia 15-55 tahun. Pasien dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing
terdiri atas 30 anggota. Kedua kelompok tetap diberikan obat-obatan anti TBC.
Bedanya, 1 kelompok diberi juga tambahan kapsul ekstrak Meniran 50 mg.
Frekuensi 3 kali sehari masing-masing 1 kapsul. Selama 2 bulan keadaan mereka
terus dipantau. Pada minggu pertama efek Meniran terlihat sangat nyata. Jumlah
bakteri tahan asam (BTA, salah satu indikator TBC) pada pasien yang mengonsumsi
Meniran berkurang nyata pada minggu pertama. Perbedaan jumlah BTA antara pasien
yang mengonsumsi Meniran dengan yang tidak sangat signifikan. Meniran membantu
meningkatkan kadar imunitas penderita TB dengan cara meningkatkan CD4 limfosit
T dan rasio CD4/CD8 limfosit T.
·
Konsumsi Meniran juga berguna sebagai terapi tambahan
penyakit kulit seperti lepra dan herpes zoster. Ekstrak Meniran bekerja dengan
cara meningkatkan sistem imunitas seluler. Dengan kata lain, Meniran mendorong
limfosit T makin aktif bekerja. Herpes zoster berkembang biak dengan leluasa
saat sistem imunitas tubuh melemah. Sedangkan lepra adalah penyakit yang
disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut menyerang kulit
dan susunan syaraf tepi sehingga kemampuan penderita lepra untuk merasakan
rangsangan berupa sentuhan, panas, dingin, nyeri akan menurun. Dalam dunia
medis, pasien lepra akan diberi antibiotik untuk menahan laju perkembangan
penyakit.
Makin berat infeksi, makin lama
pengobatan antibiotik dilakukan sehingga tak jarang muncul efek samping obat
berupa ruam pada kulit, anemia, atau kerusakan hati. Dengan mengonsumsi Meniran
yang berfungsi sebagai immunomodulator, sistem kekebalan tubuh akan dipacu dan
proses kesembuhan akan terjadi lebih cepat.
Banyaknya khasiat yang dapat diperoleh dari Meniran, menjadikannya sebagai salah satu tanaman obat unggulan yang banyak diminati. Khasiat Meniran yang paling populer di masyarakat adalah keampuhannya dalam mengatasi asam urat. Karena itu, hampir setiap produk-produk herbal anti asam urat menggunakan Meniran sebagai salah satu bahan baku pembuatannya, seperti Teh Sidaguri yang terbuat dari ramuan Sidaguri, yang dikombinasikan dengan Meniran, Daun dewa, dan Sambiloto, yang berkhasiat untuk mengurangi kadar asam urat, mengurangi bengkak dan rasa nyeri.
Banyaknya khasiat yang dapat diperoleh dari Meniran, menjadikannya sebagai salah satu tanaman obat unggulan yang banyak diminati. Khasiat Meniran yang paling populer di masyarakat adalah keampuhannya dalam mengatasi asam urat. Karena itu, hampir setiap produk-produk herbal anti asam urat menggunakan Meniran sebagai salah satu bahan baku pembuatannya, seperti Teh Sidaguri yang terbuat dari ramuan Sidaguri, yang dikombinasikan dengan Meniran, Daun dewa, dan Sambiloto, yang berkhasiat untuk mengurangi kadar asam urat, mengurangi bengkak dan rasa nyeri.
Sumber: Trubus Info kit Vol.08 dan
dari berbagai sumber
E.
CARA
PENGOBATAN :
Ø Hepatitis
Rebus 30-60 gram daun meniran segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari selama satu minggu.
Rebus 30-60 gram daun meniran segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari selama satu minggu.
Ø Sakit Kuning
16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun) ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.
16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun) ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.
Ø Batu saluran kencing
Bahan : Meniran segar 30 g, daun sendok segar 30 g, daun
tempuyung segar 30 g
Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari (Dalimartha, 2005).
Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari (Dalimartha, 2005).
Ø Susah kencing disertai sakit perut atau pinggang
7 tanaman meniran segar direbus dengan 2 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan diminum, sehari 3 kali masing-masing
? gelas (Wijayakusuma, 1994).
Ø Pembengkakan kelenjar prostat
Bahan : Meniran segar 2 tanaman, akar alang-alang 7 jengkal,
daun kumis kucing ½ genggam, adas ½ sendok teh. Semua bahan dicuci bersih,
kemudian direbus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Setelah hangat, air
rebusannya disaring, diminum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing ½ gelas
(Kardinan dan Kusuma, 2004).
Ø
Melancarkan Air Seni
Cara I : 50 g tanaman meniran ( daun,
batang, akar ) direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah.
Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
Cara II : Daun dan akar meniran dicuci bersih lalu dikunyah , sambil sedikit-sedikit cairannya ditelan.
Cara II : Daun dan akar meniran dicuci bersih lalu dikunyah , sambil sedikit-sedikit cairannya ditelan.
Ø
Batu Ginjal
5 tanaman meniran ( daun, batang, akar ), 15 helai daun
kumis kucing direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setangah. Ramuan ini
untuk diminum 3x sehari.
Ø Nephritic edema dan radang ginjal
Rebus setengah genggam daun meniran dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. Saring air rebusan, lalu minum 3 kali sehari masingmasing ¾ gelas dengan ditambah madu.
Rebus setengah genggam daun meniran dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. Saring air rebusan, lalu minum 3 kali sehari masingmasing ¾ gelas dengan ditambah madu.
Ø Rematik
Cuci bersih 1 sendok makan daun meniran segar dan 7 lembar daun kumis kucing. Rebus bahan dengan 1 gelas air sampai tersisa ½ gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Cuci bersih 1 sendok makan daun meniran segar dan 7 lembar daun kumis kucing. Rebus bahan dengan 1 gelas air sampai tersisa ½ gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Ø Kencing batu, kencing nanah, nyeri
ginjal dan mencret
Cuci bersih 10 gram herba meniran segar, lalu rebus dengan 2 gelas air selama 25 menit. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum pada pagi dan sore hari.
Cuci bersih 10 gram herba meniran segar, lalu rebus dengan 2 gelas air selama 25 menit. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum pada pagi dan sore hari.
Ø Luka Gigitan
Giling herba meniran segar dan nasi dingin dengan jumlah yang sama sampai halus, tempelkan hasil gilingan pada luka gigitan, lalu balut dengan kain perban. Lakukan pengobatan tiga kali sehari.
Giling herba meniran segar dan nasi dingin dengan jumlah yang sama sampai halus, tempelkan hasil gilingan pada luka gigitan, lalu balut dengan kain perban. Lakukan pengobatan tiga kali sehari.
Ø Luka Bakar
3 – 7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga) ditumbuk halus, tambah 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm) yang diiris-iris. Campurkan dengan 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
3 – 7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga) ditumbuk halus, tambah 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm) yang diiris-iris. Campurkan dengan 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Ø Luka koreng
9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga) cuci bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.
9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga) cuci bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.
Ø Jerawat
7 Batang tanaman meniran, 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm), dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. selanjutnya disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.
7 Batang tanaman meniran, 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm), dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. selanjutnya disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.
Ø Digigit anjing gila
Rebus 4-6 tumbuhan herba meniran (untuk anak kecil gunakan setengahnya) dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Rebus 4-6 tumbuhan herba meniran (untuk anak kecil gunakan setengahnya) dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Ø Bisul di kelopak mata
Rebus herba meniran segar secukupnya dengan 1 gelas air. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu gunakan untuk mencuci mata dengan menggunakan gelas khusus. Lakukan tiga kali sehari.
Rebus herba meniran segar secukupnya dengan 1 gelas air. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu gunakan untuk mencuci mata dengan menggunakan gelas khusus. Lakukan tiga kali sehari.
Ø Rabun senja
Cuci bersih 15-30 gram herba meniran segar, lalu tambahkan hati ayam secukupnya. Tim kedua bahan, lalu makan.
Cuci bersih 15-30 gram herba meniran segar, lalu tambahkan hati ayam secukupnya. Tim kedua bahan, lalu makan.
Ø Disentri
Rebus 30-60 gram herba meniran segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Rebus 30-60 gram herba meniran segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus satu kali sehari.
Ø
Sakit Maag
5 tanaman meniran ( daun, batang, akar
) direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengah. Minum 3x sehari.
Ø
Batu Empedu
Segenggam daun meniran, 1 jari
temulawak, segenggam rambut jagung direbus dengan 1 gelas air. Setelah mendidih berikan sedikit
gula aren. Minum ramuan
ini 2x sehari.
Ø
Malaria
Tumbuk 5 tanaman meniran ( daun,
batang, akar ), 1 helai daun pepaya, 3 temulawak, 1 jari pule ( pulai ). Lalu, peras sambil
diberi air 1 gelas. Minum ramuan ini 1x sehari selama 2 minggu.
Ø
Nyeri Haid
3 tanaman ( daun, batang, akar )
meniran, 1 ibu jari lengkuas, 1
sendok teh ketumbar, 1 jari kunyit. Lengkuas
dimemarkan, kunyit dikupas dan diiris tipis-tipis. Lalu, rebus semua bahan
tersebut dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal setengah.
Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
Ø Menurunkan
Berat Badan
5 tanaman meniran, 15 lembar daun jati
belanda, 1 jari pule direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tingggal setengah. Minum
ramuan ini 2x sehari.
Ø
Sakit Gigi
Akar meniran setelah dicuci bersih,
lalu dikunyah-kunyah pada gigi yang sakit.
Ø Ayan
17 – 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga), dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.
Selanjutnya disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut.
17 – 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga), dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.
Selanjutnya disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut.
Ø Demam
Siapkan 3-7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga). Bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas. Selanjutnya saring, kemudian diminum sekaligus.
Siapkan 3-7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga). Bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas. Selanjutnya saring, kemudian diminum sekaligus.
Ø Batuk
Siapkan 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga), Madu secukupnya. Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari.
Siapkan 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga), Madu secukupnya. Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari.
Ø Haid berlebihan
Siapkan 3 – 7 potong akar kering, 1 gelas air tajin. Bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata. Selanjutnya saring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
Siapkan 3 – 7 potong akar kering, 1 gelas air tajin. Bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata. Selanjutnya saring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
F.
KESIMPULAN
Berdasarkan data diatas dapat kita
ketahui bahwa tumbuhan meniran adalah termasuk tumbuhan liar yang kerap
dianggap remeh oleh sebagian masyarakat, namun ternyata dari fisik yang remeh
itu terdapat berbagai macam obat yang sangat berguna bagi kesehatan manusia.
Lebih dari itu, tumbuhan yang kerap tumbuh di tanah yang berbatu ini sangat
mudah dicari untuk dimanfaatkan. Oleh karena itu tidak ada salahnya apabila
kita yang mungkin memiliki penyakit seperti diatas mencoba ramuan baru dari
tumbuhan ini. Semoga dengan ditemukannya tumbuhan yang sangat bemanfaat ini
dapat menjadi alternatif pengobatan bagi khalayak umum.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber : Seksi Pengendalian OPT Holtikultura Diperta Jabar
Sumber: Trubus Info kit
Vol.08 dan dari berbagai sumber
http://obatsakit2011.blogspot.com/2013/03/7-ramuan-daun-meniran-untuk-mengobati.html.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar